Dari Mushola ke Yayasan Hingga Pondok Pesantren
Assalaamu'alaikum Wr. Wb.
Mushola Al-Himmah, Sebuah Mushola Kecil yang terletak disebuah desa Di kabupaten Banyumas,
yaitu di Desa Sibrama RT 2 RW 3 Kemranjen Banyumas, mushola tersebut awal berdiri kurang lebih sekitar tahun 1960-an,
KH. Maksud Zaelani, beliau adalah pendiri mushlola tersebut, yang dahulu didirikan diatas tanah pribadi, yang sekarang sudah beralih menjadi tanah Wakaf.
kegiatan rutinitas mushola tersebut, seperti pada umumnya mushola-mushola di desa itu, kajian Kitab kuning, Turutan, tadarus al-qur'an.
tahun berganti tahun, KH. Maksud Zaelani wafat,
sepeninggal beliau Kepengurusan Mushola diteruskan oleh Putra ke-2 nya, Saefurrohman AL-Aziz bersama istrinya Ustadhah,
selama menjadi pengasuh mushola AL-Himmah, banyak sekali perubahan yang dilakukan, diantaranya beberapa program baru yang di selenggarakan, salah satunya yaitu Tahfidzul Qur'an,
waktu berlalu dan terus berlalu,
santri yang mengaji pun smakin bertambah,
dari pengasuh mempunyai gagasan untuk membentuk kepengurusan mushola yang jelas agar lebih tertata rapih dalam segala proses kegiatan yang nantinya akan berjalan,
dalam musyawarah kecil akhirnya diputuskan untuk membentuk Yayasan yang nantinya dapat menjadi wadah untuk segala kegiatan yang ada di mushola tersebut.
akhirnya terbentuklah nama YAYASAN ULUWWUL HIMMAH KEMRANJEN
berdasarkan hasil musyawarah terlebih dahulu dibuatkan logo Yayasan sebelum nantinya diajukan untuk dibuatkan sebuah badan hukum,alhamdulillaah, Alloohu Akbar, dari waktu ke waktu jumlah santri semakin bertambah,
pengurus yayasan mengadakan rapat internal pengurus yang dihadiri oleh pengurus inti yayasan,
dalam rapat tersebut terciptalah sebuah keputusan untuk segera mendirikan Pondok Pesantren,
tindak lanjut dari rapat intern Yayasan, langkah pertama yang dilakukan oleh pengurus adalah menjalin relasi dengan orang-orang yang paham dengan administrasi untuk pendaftaran Ponpes, Gus Aziz dari ponpes AR-Ridwan menjadi salah satu sosok yang sangat berpengaruh dalam pembuatan Proposal pengajuan ijin Operasional Pondok, setelah sowan ke PonPes AR-Ridwan Kalisabuk, dan mendapat bimbingan untuk pembuatan Proposal, keesokan harinya pengurus langsung menyusun proposal pengajuan,
dalam musyawarah terbentuklah nama AL-HIMMAH untuk nama ponpesnya, dan sebuah logo sederhana sebagai atribut ponpes.
dan,,, proposal pengajuan ijin operasional ponpes pun selesai dibuat
dengan struktur kepengurusan yang sangat berkompeten,beberapa lokasi pun di cek oleh petugas
setelah kunjungan selesai, rombongan dari Kantor Kementrian Agama Kabupaten Banyumas pun meninggalkan lokasi, dan memberikan sedikit arahan, untuk melampirkan data pelengkap berupa syahadah untuk dewan asatid, kelengkapan berkas tersebut mampu mempercepat proses verifikasi untuk Ijin Operasional.
selanjutnya dari pihak yayasan dan Ponpes, hanya tinggal menunggu waktu saja, kapan ijin tersebut diberikan, namun kegiatan pengajian tetap berjalan rutin seperti biasa,
ya,,, mungkin hanya ini saja yang bisa saya sampaikan,
kepada semua pihak yang telah membantu hingga terbentuknya Yayasan dan Ponpes, atas nama pengurus dan pribadi saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya,
buat Pengasuh, semoga selalu diberikan kesabaran dalam menjalankan amanah yang Allah SWT titipkan.
dan untuk KH. Maksud Zaelani (Alm) semoga diterima semua amal ibadahnya dan diampuni segala kesalahannya, semoga dengan adanya Yayasan dan Ponpes ini, akan menjadi pahala yang terus mengalir tanpa terputus hingga yaumul kiamah.
dan,,, buat para santri,,, semoga semakin tambah rajin ngaji.
Terimakasih, Wassalaamu'alaikum Wr. Wb.













Alchamdulillaah...
BalasHapusSemoga tambah maju pondok pesantrennya, diberikan kesabaran dan pola pikir yang luas bagi para ustadz dan ustadzahnya dalam membimbing para santrinya, dan santri yang mengaji juga tambah banyak nanti.
Aamiin..
Syukron Akhi,,, Syukron Ma'mun
Hapus